Langsung ke konten utama

Fase Hidup


Ketika saat ini aku terpuruk dalam suatu peristiwa, baru aku tersadar bahwa TUHAN selalu mendampingiku.

Saat aku menyadarinya, aku menangis dalam hati...aku tersadar bahwa aku sempat melupakan-NYA...

TUHAN....aku tahu jika aku selalu berdoa dan meminta padaMU, maka pasti akan KAU berikan, aku yakin ENGKAU takkan membiarkan aku melangkah sendirian.

Aku percaya semuanya akan INDAH pada WAKTUnya.... Saat aku susah, sedih, senang, ENGKAU pasti mengerti...

TUHAN...aku percaya akan JANJIMU..
Aku percaya ENGKAU tidak akan pernah berdusta dan selalu memegang JANJIMU bagi semua yang PERCAYA

Aku percaya MUJIZAT pasti akan NYATA dan aku PERCAYA padaMU

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bulan, Bintang dan Matahari....

Ketika senja bergelayut menghampiri malam, ketika sebuah rasa tertinggal dan hilang seiring perginya senja. Malam semakin beranjak dan dirinya selalu menunggumu.... Menunggu kabar yang tak pasti...... Adakah hatinya sudah seperti malam yang tiada berbintang, hanya gelap yang pekat dan tidak bersahabat? Ketika hatinya sudah tertutup untuk dirimu, apakah masih setia menuggu datangnya pagi? Hanya bulan yang menjadi saksi sakitnya hatimu, hanya bulan yang menjadi teman dalam kesendirianmu. Namun ketika malam beranjak pagi, dirimu selalu berharap dia ada di depanmu dan menyapa sang fajar dengan senyum dan suaranya yang merindu..... Namun seiring dengan hadirnya pagi, dirinya tidak akan pernah mengulang kembali kenangan itu, karena kenangan itu hanya ada dikala malam dan tidak berharap untuk terulang lagi. Hanya Bulan dan Matahari yang menjadi saksi hilangnya sang bidadari........ (*Forgive me...)

Anak Tangga & Kehidupan

Setiap pijakan pada tangga mencerminkan tangga kehidupan manusia, semakin berisi akan semakin merunduk dan berpusat pada sang Pencipta Dengan setiap keunikannya, manusia akan mengukir kisah hidupnya dalam setiap tangga kehidupannya Meniti setahap demi setahap setiap anak tangga, walau terkadang tersandung bahkan kembali lagi dari awal pijakan Hanya dengan keihklasan hati dan kekuatan hati yang selaras, maka setiap anak tangga dapat terlewati dan Manusia akan berproses dalam pendewasaannya

Cinta Sejati

Tinta emas mulai melumuri buku Diary yang tengah kugoreskan Mengukir Indah huruf sambung berbahasa latin Menerjemahkan lamunan Indah sebuah kenangan Membentuk cerita indah sebuah Dongeng episode kehidupan Dongeng tentang cinta kasih Melupakan segala hiruk pikuk pencarian nafkah Melupakan segala perintah sebuah kewajiban Melupakan semua hitungan waktu yang terus bergulir Hanya cinta yang mampu melakukan itu Cinta tulus yang bukan berlatar nafsu Cinta sejati yang bukan karena materi Sebuah cinta dengan getaran sesungguhnya Puisi bertintakan emas berkisahkan cinta kini telah rampung Kubingkai indah dengan ukiran klasik bergaya sangsekerta Menjadikannya prasasti abadi dalam hati dan kehidupan Untuk mengenang sebuah keindahan abadi Keindahan cinta Sejati *Semoga cintaku selamanya.....