Langsung ke konten utama

Ketika Aku Memilihmu

Entah sejak kapan, engkau masuk dalam setiap relung hidupku, dalam setiap hela nafasku, dan dalam setiap aliran darahku.
Setiap ku mengingat dirimu, jantungku selalu berdetak kencang, membawaku kembali ke masa lalu, ketika mengenalmu pertama kali dalam hidupku.
Ketika akhirnya aku memilihmu menjadi kekasih dan pendampingku selamanya, aku hanya berharap bahwa kamu lah yang terakhir dalam hidupku.
Dalam setiap perjalanan kita, aku merasakan sesuatu yang kian hari kian dalam bersemayam dalam hatiku, membuatku semakin mengerti betapa pentingnya dirimu dalam hidupku.
Sungguh besar rasaku padamu, dan ku berharap untuk selamanya hanya dirimu.

(* Ketika merindukanmu)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gardenia ........

Gardenia memenuhi pekarangan, bebas dari debu Dengan merayapi sulur berbentuk trompet, harumnya menguak; Dengan lembut, mereka menyegarkan hijau musim semi, Perlahan mereka menyebar wanginya, sekuntum-kuntum Kabut tipis menyembunyikan jalur berkelok dari pandangan, Dari jalur berselimut gardenia, menetes embun dingin segar Namun, siapakah yang akan merayakan genangan ini dalam lagu? Tersesat dalam mimpi, dalam kedamaian, pujangga itu pun mengawali tidur panjangnya....

Anak Tangga & Kehidupan

Setiap pijakan pada tangga mencerminkan tangga kehidupan manusia, semakin berisi akan semakin merunduk dan berpusat pada sang Pencipta Dengan setiap keunikannya, manusia akan mengukir kisah hidupnya dalam setiap tangga kehidupannya Meniti setahap demi setahap setiap anak tangga, walau terkadang tersandung bahkan kembali lagi dari awal pijakan Hanya dengan keihklasan hati dan kekuatan hati yang selaras, maka setiap anak tangga dapat terlewati dan Manusia akan berproses dalam pendewasaannya

Cinta Sejati

Tinta emas mulai melumuri buku Diary yang tengah kugoreskan Mengukir Indah huruf sambung berbahasa latin Menerjemahkan lamunan Indah sebuah kenangan Membentuk cerita indah sebuah Dongeng episode kehidupan Dongeng tentang cinta kasih Melupakan segala hiruk pikuk pencarian nafkah Melupakan segala perintah sebuah kewajiban Melupakan semua hitungan waktu yang terus bergulir Hanya cinta yang mampu melakukan itu Cinta tulus yang bukan berlatar nafsu Cinta sejati yang bukan karena materi Sebuah cinta dengan getaran sesungguhnya Puisi bertintakan emas berkisahkan cinta kini telah rampung Kubingkai indah dengan ukiran klasik bergaya sangsekerta Menjadikannya prasasti abadi dalam hati dan kehidupan Untuk mengenang sebuah keindahan abadi Keindahan cinta Sejati *Semoga cintaku selamanya.....