Langsung ke konten utama

Bahasa Bintang Ungkapan Hati

Aku menanggung kerinduan sendiri
Menangis sendiri tiada yang memahami
Mengapa dulu tidak mengacuhkanmu
Sama sekali tidak memikirkanmu
Sia-sia mengharapkan kebahagian semu

Patah hati karena ulah sendiri
Entah kemana kau pergi
Mata memandang segala arah mencarimu
Mencari dengan segenap daya
Mencari kabarmu ke seluruh penjuru

Mata memandang segala arah mencarimu
Betapa mengharapkan kenangan masa lalu
Tak bisa merasakan perhatian dan kelembutanmu lagi
Bintang di langit tolong katakan dimana dia
Dimana gerangan ia berada

Patah hari karena ulah sendiri
Hari-hari kemarin takan terulang
Mencari dengan segenap daya
Mencari kabarmu ke seluruh penjuru

Mengharapkan hujan bintang
Menyampaikan ungkapan hati ini
Agar kau tahu Aku Mencintaimu.....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bulan, Bintang dan Matahari....

Ketika senja bergelayut menghampiri malam, ketika sebuah rasa tertinggal dan hilang seiring perginya senja. Malam semakin beranjak dan dirinya selalu menunggumu.... Menunggu kabar yang tak pasti...... Adakah hatinya sudah seperti malam yang tiada berbintang, hanya gelap yang pekat dan tidak bersahabat? Ketika hatinya sudah tertutup untuk dirimu, apakah masih setia menuggu datangnya pagi? Hanya bulan yang menjadi saksi sakitnya hatimu, hanya bulan yang menjadi teman dalam kesendirianmu. Namun ketika malam beranjak pagi, dirimu selalu berharap dia ada di depanmu dan menyapa sang fajar dengan senyum dan suaranya yang merindu..... Namun seiring dengan hadirnya pagi, dirinya tidak akan pernah mengulang kembali kenangan itu, karena kenangan itu hanya ada dikala malam dan tidak berharap untuk terulang lagi. Hanya Bulan dan Matahari yang menjadi saksi hilangnya sang bidadari........ (*Forgive me...)

Anak Tangga & Kehidupan

Setiap pijakan pada tangga mencerminkan tangga kehidupan manusia, semakin berisi akan semakin merunduk dan berpusat pada sang Pencipta Dengan setiap keunikannya, manusia akan mengukir kisah hidupnya dalam setiap tangga kehidupannya Meniti setahap demi setahap setiap anak tangga, walau terkadang tersandung bahkan kembali lagi dari awal pijakan Hanya dengan keihklasan hati dan kekuatan hati yang selaras, maka setiap anak tangga dapat terlewati dan Manusia akan berproses dalam pendewasaannya

Cinta Sejati

Tinta emas mulai melumuri buku Diary yang tengah kugoreskan Mengukir Indah huruf sambung berbahasa latin Menerjemahkan lamunan Indah sebuah kenangan Membentuk cerita indah sebuah Dongeng episode kehidupan Dongeng tentang cinta kasih Melupakan segala hiruk pikuk pencarian nafkah Melupakan segala perintah sebuah kewajiban Melupakan semua hitungan waktu yang terus bergulir Hanya cinta yang mampu melakukan itu Cinta tulus yang bukan berlatar nafsu Cinta sejati yang bukan karena materi Sebuah cinta dengan getaran sesungguhnya Puisi bertintakan emas berkisahkan cinta kini telah rampung Kubingkai indah dengan ukiran klasik bergaya sangsekerta Menjadikannya prasasti abadi dalam hati dan kehidupan Untuk mengenang sebuah keindahan abadi Keindahan cinta Sejati *Semoga cintaku selamanya.....